KANDUNGAN SODIUM LAURYL SULFATE (SLS) PADA CLEANSER
Sodium Lauryl Sulfate (SLS), adalah surfactant yang umum ditemukan dalam banyak produk pembersih, termasuk sabun, sampo, pasta gigi, dan pembersih wajah.
SLS berfungsi memecahkan molekul kotoran dan minyak sehingga mudah dibilas dengan air, menjadikannya komponen penting dalam banyak formulasi pembersih.
![]() |
Sodium Lauryl Sulfate |
Berikut adalah rincian tentang manfaat, cara kerja, efek samping, dan cara penggunaan SLS:
1. Manfaat Sodium Lauryl Sulfate
· Pembersihan
Efektif: SLS sangat efektif dalam mengangkat kotoran, minyak, dan sisa makeup
dari kulit dan rambut.
· Busa
yang Melimpah: SLS membantu menciptakan busa yang kaya, yang banyak dicari
dalam produk pembersih karena memberikan sensasi pembersihan yang menyeluruh.
· Emulsifikasi:
Memudahkan pencampuran komponen berbasis air dan berbasis minyak dalam produk.
2. Cara Kerja :
![]() |
cara kerja SLS |
SLS bekerja dengan cara menurunkan tegangan permukaan antara komponen dalam produk (seperti air dan minyak) dan kotoran pada kulit atau rambut.
Ini memungkinkan kotoran dan minyak untuk terangkat dan terdispersi dalam air, sehingga dapat dibilas dengan mudah.
3. Efek Samping
· Iritasi Kulit:
Penggunaan produk dengan SLS dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, dan
kekeringan, terutama pada kulit yang sensitif atau bila digunakan dalam jumlah
banyak atau sering.
![]() |
iritasi pada kulit wajah |
· Kekeringan pada
Rambut dan Kulit Kepala: SLS dapat menghilangkan minyak alami dari rambut dan
kulit kepala, menyebabkan kekeringan, gatal, atau ketombe.
![]() |
menyebabkan ketombe pada rambut |
· Disfungsi Barrier
Kulit: Penggunaan jangka panjang atau terpapar SLS dalam konsentrasi tinggi
dapat merusak barrier kulit, membuat kulit lebih rentan terhadap iritasi dan
infeksi.
![]() |
disfungsi Barrier Kulit |
· Reaksi Alergi: Meskipun jarang, beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap SLS.
4. Cara Penggunaan :
![]() |
produk SLS |
· Penggunaan
Terukur: Gunakan produk yang mengandung SLS sesuai dengan petunjuk
penggunaan biasanya hanya memerlukan jumlah kecil karena SLS dapat menghasilkan
banyak busa.
· Bilas dengan Baik: Pastikan untuk membilas produk yang mengandung SLS
secara menyeluruh untuk menghindari potensi iritasi karena residu.
· Hindari Kontak Langsung dengan Area Sensitif: Menghindari penggunaan
produk dengan SLS di sekitar area mata dan area sensitif lainnya untuk mencegah
iritasi.
Kesimpulan
Mengingat potensi SLS untuk menyebabkan kekeringan dan iritasi, penting untuk memilih produk dengan konsentrasi SLS yang sesuai dengan jenis kulit Anda dan menggunakan pelembab setelahnya untuk membantu menjaga keseimbangan kelembapan kulit.